Angka Ambang Batas Parlemen Harus Dihapus

by Achmad Kurniawan 65 views

PAKAR ONLINE - JAKARTA – Angka ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) sudah saatnya harus dihapus.  Dengan begitu tidak ada satu partai politikpun yang merasa diri paling hebat dan berfikir untuk menghalang-halangi pihak lain untuk ikut serta membangun republik ini.

“Saya rasa enggak perlu lagi ada pembatasan angka bagi parpol untuk bisa masuk ke parlemen,” tegas Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang, kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, (12/1/2017).

Ditambahkan OSO, sapaan akrabnya, ke depannya jangan partai besar merasa dirinya sudah besar. “Kita sama-sama berjuang untuk negara. Jangan ada dusta diantara kita. Kita harus berani katakan tidak dan berani memberi kesempatan kepada seluruh rakyat Indonesia. Kita milih pakai hati nurani. Partai manapun engga ada masalah. Tapi jangan mengunci partai kecil. Parlemen treshold engga perlu lagi,” tegas OSO.

Untuk hal tersebut, lanjut OSO, pihaknya akan mengkomunikasikan gagasan itu kepada para ketua-ketua umum partai politik lainnya. “Kita akan coba bicara dengan ketua-ketua umum partai lain,” lanjut OSO.

Parliamentary Threshold adalah ambang batas perolehan suara minimal partai politik dalam pemilihan umum untuk diikutkan dalam penentuan perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.  

Sementara terkait dengan posisi Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura, OSO memastikan, telah sepakat dengan Wiranto selaku Ketua Dewan Pembina Partai Hanura menunjuk Saripudin Suding.

“Saya sudah dapat instruksi dari Pak Wiranto. Beliau memutuskan sekjen adalah Sarifuddin Sudding,” jelas Wakil Ketua MPR RI ini.MARHADI (PAKUAN RAYA)