BABAKMADANG - Anjloknya suara PPP di Kabupaten Bogor diajang Pemilu 2009 lalu, yang menyebabkan partai yang dua periode berturut-turut sang pemimpinya jadi ketua DPRD, disebabkan para kader baik yang mencalonkan diri menjadi anggota legislative maupun mereka yang duduk di structural malas bekerja mendatangi konsituen."Kader PPP baru bekerja atau sibuk mendatangi warga, ketika musim kampanye tiba, akibatnya perolehan suara partai melorot tajam, jika di Pemilu 2004 lalu berhasil mendudukan 8 wakilnya di parlemen, kini hanya tersisa 6," kata Ketua DPC Rachmat Yasin, pecan lalu saat membuka pelatihan kepemimpinan melalui Training of Trainers (ToT) yang dilaksanakan di Sentul Learning Development Centre (SLDC) Babakan Madang.selengkapnya...
Banyaknya para pejabat yang memiliki vila-vila bodong di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) membuat Ketua MPR Taufiq Kiemas prihatin. Ia pun kembali mengingatkan tindakan para pejabat yang memiliki vila itu bisa mengganggu program Presiden SBY yang menggalakkan penanaman sejuta pohon dengan merusak taman nasional. "Kasihan presidennya. Presiden kan lagi nanam 1 miliar pohon. Yang ini malah motong pohon. Kan presiden punya program 1 tahun menanam 1 juta pohon," kata Taufiq kepada detikcom ditemui usai melayat ibunda mantan KSAD Jenderal Ryamizard Ryacudu di rumah duka, Jalan Kebon Jeruk, Jakarta, Minggu kemarin. selengkapnya...
Tiga tahun silam, Walikota Bogor Diani Budiarto pernah menyatakan idenya untuk bersepeda menuju kantor setiap hari Jumat. Yang jelas pernyataan Walikota Bogor itu bukan sekadar untuk mendapatkan simpati, melainkan suatu seruan agar masyarakat Kota Bogor mulai peduli lingkungan. "Jadi, dengan bersepeda tujuannya adalah bagaimana secara konsisten mengurangi pemakaian energi, minimal dilakukan pada hari Jumat," demikian kata Walikota Bogor, Kamis (13/9/2007) dulu. selengkapnya...
JAKARTA-Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Hari Sabarno, diprediksi bisa jadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran dengan terdakwa Hengky Samuel.
Kemungkinan perubahan status mantan mendagri itu, terungkap setelah Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipokor) yang memvonis terdakwa Hengky Samuel Daud yang memaparkan ada indikasi keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Hari Sabarno.selengkapnya...